Perangkat Teh Tradisional Tionghoa
Wadah kayu bertingkat berukuran besar dengan pegangan ini merupakan perlengkapan teh tradisional Tionghoa, yang diperkirakan berasal dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 dan berkaitan dengan kehidupan rumah tangga masyarakat Tionghoa. Set ini terdiri atas wadah kayu untuk menyimpan daun teh serta seperangkat teko yang digunakan untuk menyiapkan dan menyajikan teh kepada tamu, yang mencerminkan pentingnya tradisi minum teh dan interaksi sosial dalam budaya Tionghoa.
Tradisi minum teh memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Tionghoa, khususnya di kalangan keluarga berada dan para pemimpin bisnis berpengaruh seperti Tjong A Fie. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk menjalin hubungan sosial dan membahas urusan bisnis. Penyajian teh kepada tamu merupakan wujud penghormatan, keramahan, dan status sosial dalam masyarakat.
Tradisi ini mencerminkan kuatnya pengaruh budaya Tionghoa yang dibawa oleh komunitas perantau ke Asia Tenggara. Saat ini, wadah dan perlengkapan penyimpanan teh tradisional sebagian besar telah digantikan oleh metode penyimpanan modern yang lebih praktis dan efektif dalam menjaga kualitas teh.
Halaman ini dikembangkan melalui kolaborasi antara BINUS University dan Bedok View Secondary School, dengan dukungan dari Konsulat Jenderal Singapura di Medan melalui bimbingan Eric Wijaya, dan dengan bangga dibangun oleh tim siswa yang terdiri dari Nayra Athirah Binte Shaiful Amjad, Muria Nur Jannah Darwisyah Binte Rosli, Goh Yu Zhe, and Mak Jian En Jaden.
