Kleine Golden Star (Bintang Emas Kecil) merupakan penghargaan sipil pada masa Hindia Belanda yang dianugerahkan oleh Gubernur Jenderal kepada individu yang menunjukkan kesetiaan (trouw) dan jasa (verdiensten) luar biasa terhadap pemerintah kolonial. Penghargaan ini termasuk dalam sistem kehormatan resmi yang diberikan kepada tokoh-tokoh berpengaruh, khususnya dari kalangan non-Eropa, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi mereka dalam menjaga stabilitas sosial, mendukung administrasi, dan memperkuat perkembangan ekonomi wilayah.
Pada tahun 1904, penghargaan ini dianugerahkan kepada Tjong A Fie, seorang tokoh terkemuka di Medan yang menjabat sebagai Kapitan Cina serta dikenal sebagai pengusaha sukses dan dermawan. Perannya sebagai penghubung antara pemerintah kolonial dan komunitas Tionghoa, serta kontribusinya dalam pembangunan sosial dan ekonomi di wilayah Deli, menjadikannya sosok yang sangat berpengaruh. Penganugerahan Bintang Emas Kecil mencerminkan pengakuan resmi atas loyalitas, kepemimpinan, dan jasa-jasanya dalam konteks masyarakat kolonial pada masa itu.